Niat Puasa Hari Lahir Menurut Islam dan Tata Caranya

Niat puasa hari lahir menurut Islam – Ada berbagai jenis puasa yang bisa Anda lakukan, salah satu puasa yang cukup menarik adalah puasa hari lahir atau puasa weton dalam adat Jawa. Benarkan ada niat puasa hari lahir menurut Islam? Bagaimana cara melakukan tata puasa hari lahir yang benar? Berikut adalah penjelasannya.

Apakah Boleh Melakukan Puasa Hari Lahir?

Puasa hari lahir mungkin berasal dari hadits Nabi, yang mengatakan bahwa Nabi melakukan puasa di hari senin karena hari tersebut adalah hari lahir dan hari mendapatkan wahyu. Meski begitu, banyak ulama yang mengatakan bahwa hari senin memang bertepatan dengan hari lahirnya Rasulullah, namun bukan berarti ada anjuran untuk melakukannya.

Puasa yang dilakukan di hari senin dimaksudkan karena Rasullah akan menurunkan wahyu padanya. Tentunya jika Allah mensyaratkan untuk berpuasa di hari kelahirannya, maka Rasulullah akan memberikan anjuran secara langsung melalui hadits, bahwa Anda dianjurkan untuk berpuasa di hari kelahiran Anda, bukan kelahiran Rasulullah.

Ketika Anda melihat kehidupan sahabat, Anda tidak akan menemukan mereka berpuasa di hari lahirnya. Begitu pula tidak ada niat puasa hari lahir menurut Islam. Ini karena mereka hanya melakukan puasa sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah, yakni puasa yang diajarkan dan dilakukan oleh Rasulullah sepanjang hidupnya.

Apakah ada Niat untuk Puasa Hari Lahir?

Niat puasa hari lahir menurut Islam
Niat puasa hari lahir menurut Islam

Dari pengertian diatas, tidak ada niat puasa untuk melakukan puasa di hari lahir. Namun, dalam adat budaya Jawa terdapat puasa yang memang dilakukan di hari lahir, atau lebih sering disebut sebagai puasa weton. Anda bisa melakukannya di hari Anda lahir, 3 hari penuh atau 7 hari penuh di waktu sebelum dan sesudah hari lahir Anda.

Baca juga:  6 Posisi dan Cara Tidur Yang Baik Menurut Islam

Biasanya puasa hari lahir digunakan untuk meminta hajat kepada Allah set. Untuk melakukannya, Anda bisa menggunakan niat dalam hati atau niat dengan lafadz berikut:

“Aku niat berpuasa pada hari kelahiran untuk mendapatkan (sebutkan hajat) karena Allah Ta’ala”

Jika Anda tertarik untuk melakukannya, ada beberapa tata cara puasa hari lahir yang harus Anda ketahui, yakni:

Sesuai dengan Puasa Biasa

Anda yang ingin melakukan puasa hari lahir memang tidak memiliki niat puasa hari lahir menurut Islam. Namun mengenai teknisnya, mirip dengan puasa yang dilakukan seperti biasanya. Yakni harus melakukan buka puasa dan sahur terlebih dahulu. Puasa juga dilakukan dari terbitnya fajar hingga terbenam matahari.

Menjaga Wudhu

Setelah Anda melakukan sholat subuh, Anda dianjurkan untuk menjaga wudhu sepanjang hari, sehingga kesucian diri terjaga. Jika Anda batal wudhu di puasa tersebut, Anda tetap bisa mengulang wudhu tanpa membatalkan puasa yang dilakukan.

Selalu Bersyukur

Ketika melakukan puasa hari lahir, Anda juga dianjurkan untuk selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah. Dengan begitu, Anda bisa lebih memaknai puasa hari lahir yang dilakukan. Jika sudah menyelesaikan puasa tersebut, Anda bisa meminta hajat yang diinginkan.

Rekomendasi Puasa Lain Selain Puasa Hari Lahir

Rekomendasi puasa selain puasa hari lahir
Rekomendasi puasa selain puasa hari lahir

Anda juga bisa melakukan puasa sunnah lain yang direkomendasikan oleh Rasulullah dan menjadi sunnahnya. Puasa tersebut diantaranya adalah:

Puasa Senin Kamis

Ini merupakan puasa yang dianjurkan oleh Rasulullah karena sering beliau lakukan. Puasa ini dilakukan dua kali dalam seminggu, yakni di hari senin dan kamis. Berbeda dengan niat puasa hari lahir menurut Islam yang tidak ada anjurannya dalam Islam, puasa senin dan kamis memiliki niat dan ketentuan yang jelas.

Baca juga:  Adanya Asmaul Husna Diterangkan Dalam Alquran Surah dan Ayat Apa Saja?

Salah satu hadits yang menganjurkan untuk melakukan puasa ini adalah:

Amal-amal perbuatan itu diajukan (diaudit) pada hari Senin dan Kamis, oleh karenanya aku ingin amal perbuatanku diajukan (diaudit) pada saat aku sedang shaum atau berpuasa. (HR Tirmidzi)

Puasa Syawal

Berikutnya adalah puasa syawal, puasa ini dilakukan di bulan Syawal setelah selesai melakukan puasa Ramadhan. Anda dianjurkan untuk melakukan hutang puasa Ramadhan terlebih dahulu sebelum melakukan puasa ini. Hadits yang menerangkan anjuran mengenai puasa ini adalah:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْر

Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh. (HR Muslim)

Puasa Daud

Meskipun puasa daud bukan puasa yang dianjurkan untuk umat Nabi Muhammad, Anda tetap bisa melakukannya. Puasa ini dilakukan secara berseling, yakni sehari puasa dan seharinya tidak. Jika hari ini Anda berpuasa, Anda tidak berpuasa keesokan harinya. Berbeda dengan niat puasa hari lahir menurut Islam, niat puasa Daud juga jelas dan ada ketentuannya.

Karena itu Anda disarankan melakukan puasa daud dibandingkan dengan puasa hari lahir yang dalilnya belum jelas. Berikut adalah salah satu hadits yang menjadi dasar melakukan puasa daud, yakni:

Shaumlah sehari dan berbukalah sehari. Itu adalah shaum Daud AS. Dan itu shaum yang paling tangguh (HR Muslim)

Puasa Tiga Hari Setiap Bulan

Puasa lain yang dianjurkan adalah melakukan puasa tiga hari selama satu bulan. Puasa ini bisa dilakukan sepanjang tahun dengan ketentuan Anda hanya melakukannya 3 hari selama satu bulan. Hadits yang menyarankan untuk melakukan puasa ini adalah:

Shaum tiga hari setiap bulan itu seperti shaum sepanjang tahun.

Baca juga:  Penjelasan Maulid Nabi Muhammad Secara Lengkap

Sedangkan hadits lain yang sama shahihnya diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dengan arti sebagai berikut:

Apabila kamu shaum tiga hari dalam sebulan, shaumlah pada tanggal 13,14,15. (HR Tirmidzi)

Itulah penjelasan mengenai niat puasa hari lahir menurut Islam dan puasa lain yang dianjurkan dalam Islam. Dengan melakukan puasa, hati Anda lebih lapang dan dekat dengan Allah dalam semua aktivitas.

Check Also

3 amalan yang tidak terputus setelah meninggal dunia

3 Amalan yang Tidak Terputus Setelah Meninggal Dunia

3 amalan yang tidak terputus setelah meninggal dunia – Ketika seseorang muslim telah meninggal maka …