Dalil dan Ayat Mengenai Bentuk Bumi Menurut AlQuran

Banyak perdebatan yang sering kali muncul mengenai bentuk bumi. Padahal dalam pandangan agama Islam,  sudah jelas jika bentuk bumi menurut AlQuran itu bulat. Namun sampai saat ini beberapa kalangan mengatakan jika bentuk bumi itu datar. Dalam ulasan kali ini akan dibahas sepenuhnya mengenai bumi dari sudut pandang agama Islam.

Penjelasan Bentuk Bumi Dalam AlQuran

Masalah mengenai bentuk bumi memang sudah muncul dalam beberapa dekade terakhir. Beberapa ilmuwan bahkan pernah menyatakan jika bentuk bumi itu datar. Alasan ini menjadi polemic karena belum banyak fakta yang menjabarkannya secara lebih lengkap.

Namun, sebagai pemeluk agama Islam mengenai bentuk bumi sudah tidak ada perdebatan yang terlalu melebar. Alasannya sudah sangat kuat, karena Alquran sudah menyatakan secara jelas dan melalui firman Allah SWT menyebutkan jika bumi itu berbentuk bulat.

Sejumlah fakta yang disebutkan juga membuktikan jika bumi itu bulat. Jika dipelajari secara seksama, adanya perubahan dalam setiap wilayah bumi menjadi akibat dari peredaran bumi yang berbentuk bulat. Silahkan simak ayat Alquran berikut ini.

اَوَلَمْ يَرَوْا اَنَّا نَأْتِى الْاَرْضَ نَنْقُصُهَا مِنْ اَطْرَافِهَاۗ وَاللّٰهُ يَحْكُمُ لَا مُعَقِّبَ لِحُكْمِهٖۗ وَهُوَ سَرِيْعُ الْحِسَابِ

Awalam yaraw annaa naatil arda nanqusuhaa min atraafihaa; wallaahu yahkumu laa mu'aqqiba lihukmih; wa Huwa sarii'ul hisaab.

Artinya: “Dan apakah mereka tidak melihat bahwa Kami mendatangi daerah-daerah (orang yang ingkar kepada Allah), lalu Kami kurangi (daerah-daerah) itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya; Dia Maha cepat perhitungan-Nya.” (QS. Ar-Rad ayat 41).

Didalam ayat ini bisa dijelaskan jika Alquran telah menetapkan jika semua alam semesta sudah memiliki hukum. Bahkan sang Pencipta pun menuliskan secara lengkap dan jelas jika pada akhirnya semua fakta akan terbantahkan karena bumi itu ternyata berbentuk bulat. Inilah beberapa fakta yang menguatkan hal tersebut.

Bukti Bentuk Bumi Menurut AlQuran

Fakta yang membuktikan mengenai bentuk bumi menurut AlQuran itu bulat dapat dijawab oleh beberapa bukti yang bisa ditemukan. Sejumlah bukti yang menguatkan jika bentuk bumi itu bulat antara lain:

Pergantian siang dan malam

Pergantian waktu siang dan malam menjadi salah satu bukti pertama yang menyatakan jika bumi itu berbentuk bulat dalam pandangan Islam. Hal ini dikarenakan adanya perputaran bumi pada sumbunya poros.

Dampak adanya perputaran bumi juga mengakibatkan terjadinya perbedaan waktu di beberapa daerah. Selain itu gerak semu matahari juga sangat dipengaruhi oleh adanya perputaran bumi. Allah pernah berfirman:

خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ بِالۡحَقِّ‌ ۚ يُكَوِّرُ الَّيۡلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى الَّيۡلِ وَسَخَّرَ الشَّمۡسَ وَالۡقَمَرَ‌ؕ كُلٌّ يَّجۡرِىۡ لِاَجَلٍ مُّسَمًّى‌ؕ اَلَا هُوَ الۡعَزِيۡزُ الۡغَفَّارُ

Khalaqas samaawaati wal arda bilhaqq; yukawwirul laila 'alan nahaari wa yukawwirun nahaara 'alaal laili wa sakhkharash shamsa walqamara kulluny yajrii li ajalim musammaa; alaa Huwal 'Aziizul Ghaffaar.

Artinya: “Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia memasukkan malam atas siang dan memasukkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah! Dialah Yang Maha Mulia, Maha Pengampun.” (QS. Az-Zumar Ayat 5)

Adanya Rotasi Bumi

Terjadinya peristiwa siang dan malam menjadi salah satu akibat jika bumi melakukan rotasi. Selama ini terdapat dua kutub yaitu Kutub Utara dan Selatan, dalam perputaran bumi pada porosnya tersebut sudah jelas jika bumi memang mengelilingi matahari. Perputarannya sangat jelas dari arah Barat ke Timur.

Dengan adanya rotasi, menandakan jika bumi memang berputar secara signifikan dalam kurun waktu tertentu. Penjelasan tersebut tertuang pada firman Allah yaitu:

وَتَرَى الۡجِبَالَ تَحۡسَبُهَا جَامِدَةً وَّهِىَ تَمُرُّ مَرَّ السَّحَابِ‌ؕ صُنۡعَ اللّٰهِ الَّذِىۡۤ اَتۡقَنَ كُلَّ شَىۡءٍ‌ؕ اِنَّهٗ خَبِيۡرٌۢ بِمَا تَفۡعَلُوۡنَ‏

Wa taral jibaala tahsabuhaa jaamidatanw wa hiya tamurru marras sahaab; sun'al laahil laziii atqana kulla shai'; innahuu khabiirum bimaa taf'aluun.

Artinya: “Dan engkau akan melihat gunung-gunung, yang engkau kira tetap di tempatnya, padahal ia berjalan (seperti) awan berjalan. (Itulah) ciptaan Allah yang mencipta dengan sempurna segala sesuatu. Sungguh, Dia Maha Teliti apa yang kamu kerjakan.” (QS. An-Naml ayat 88)

Dalil Bentuk Bumi Menurut Alquran

Banyak dalil yang membenarkan jika bentuk bumi menurut Alquran itu bulat. Bahkan pernyataan mengenai bentuk bumi ini juga diperkuat dari isi kandungan Surat Yasin ayat ke 38-40 yang berarti:

وَالشَّمۡسُ تَجۡرِىۡ لِمُسۡتَقَرٍّ لَّهَا ‌ؕ ذٰلِكَ تَقۡدِيۡرُ الۡعَزِيۡزِ الۡعَلِيۡمِؕ . وَالۡقَمَرَ قَدَّرۡنٰهُ مَنَازِلَ حَتّٰى عَادَ كَالۡعُرۡجُوۡنِ الۡقَدِيۡمِ . لَا الشَّمۡسُ يَنۡۢبَغِىۡ لَهَاۤ اَنۡ تُدۡرِكَ الۡقَمَرَ وَلَا الَّيۡلُ سَابِقُ النَّهَارِ‌ؕ وَكُلٌّ فِىۡ فَلَكٍ يَّسۡبَحُوۡنَ‏

Wash-shamsu tajrii limustaqarril lahaa; zaalika taqdiirul 'Aziizil Aliim. Walqamara qaddarnaahu manaazila hattaa 'aada kal'ur juunil qadiim. Lash shamsu yambaghii lahaaa an tudrikal qamara wa lal lailu saabiqun nahaar; wa kullun fii falaki yasbahuun.

Artinya “Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) Yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui. Dan telah Kami tetapkan tempat peredaran bagi bulan, sehingga (setelah ia sampai ke tempat peredaran yang terakhir) kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua. Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya.”

Ibnu Hazm Rahimahullah juga pernah menyampaikan sebuah dalil yang berbunyi,

أن أحد من أئمة المسلمين المستحقين لإسم الإمامة بالعلم رضي الله عنهم لم ينكروا تكوير الأرض ولا يحفظ لأحد منهم في دفعه كلمة بل البراهين من القرآن والسنة قد جاءت بتكويرها

Artinya: “Para Imam kaum muslimin yang berhak mendapat gelar imam radhiyallahu anhum tidak mengingkari bahwa bumi itu bulat. Tidak pula diketahui dari mereka yang membantah sama sekali, bahkan bukti-bukti dari Al-Quran dan Sunnah membuktikan bahwa bumi itu bulat. (Al Fishol fil Milal wa Nihal 2/78)

Pernyataan mengenai bumi itu bulat juga diperkuat dari dalil Ibnu Qayyim Al-Jauziyah Rahimahullah yang berbunyi,

في كون الأفلاك كروية الشكل والأرض كذلك وأن نور القمر مستفاد من نور الشمس وأن الكسوف القمرى عبارة عن انمحاء ضوء القمر بتوسط الأرض بينه وبين الشمس

Artinya: “Bahkan alam semesta dan bumi betuknya adalah bola, demikian juga penjelasan bahwa cahaya bulan berasal dari pantulan sinar matahari dan gerhana bulan terjadi karena cahaya bulan terhalang oleh bumi yang terletak antara bulan dan matahari.”

Pernyataan yang menguatkan jika bentuk bumi menurut AlQuran itu bulat dalam dalil yang disampaikan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah, berbunyi:

وقال الإمام أبو الحسين أحمد بن جعفر بن المنادي من أعيان العلماء المشهورين بمعرفة الآثار والتصانيف الكبار في فنون العلوم الدينية من الطبقة الثانية من أصحاب أحمد : وكذلك أجمعوا على أن الأرض بجميع حركاتها من البر والبحر مثل الكرة

Artinya: “Telah berkata Imam Abul Husain Ibnul Munadi rahimahullah dan beliau termasuk ulama dikenal luas pengetahuannya terhadap atsar-atsar dan kitab-kitab besar pada cabang-cabang ilmu agama, dan termasuk dalam thabaqah/tingkatan kedua ulama dari pengikut imam Ahmad. Beliau berkata: “Demikian pula mereka telah bersepakat bahwa bumi ini dengan seluruh pergerakannya baik itu di daratan maupun lautan, seperti bola (bulat).“ (Majmu Fatawa 25/195)

Beliau pun juga mengatakan:

وقد حكى إجماع المسلمين على ذلك غير واحد من العلماء أئمة الإسلام : مثل أبي الحسين أحمد بن جعفر بن المنادي أحد الأعيان الكبار من الطبقة الثانية من أصحاب الإمام أحمد وله نحو أربعمائة مصنف ، وحكى الإجماع على ذلك الإمام أبو محمد بن حزم وأبو الفرج بن الجوزي ، وروى العلماء ذلك بالأسانيد المعروفة عن الصحابة والتابعين ، وذكروا ذلك من كتاب الله وسنة رسوله ، وبسطوا القول في ذلك بالدلائل السمعية

Artinya: “Tidak sedikit ulama dan para imam telah menukil ijma’ kaum muslimin tentang bulatnya bumi, semisal Abul Husain Ahmad bin Jafar Al Munadi, salah satu tokoh besar dari thobaqoh kedua dari Imam Ahmad dan memiliki sekitar 400 karya tulis, dan ijma juga dinukil oleh Imam Abu Muhammad bin Hazm dan Abul Faraj bin Jauzi, dan para ulama telah meriwayatkan hal itu dengan sanad2 yang populer dari para sahabat dan tabiin, dan mereka menyebutkan dalil-dalil dari Al Quran dan Sunnah.” (Majmu Fatawa 6/586)

Penutup

Demikian penjelasan, bukti dan dalil tentang bentuk bumi menurut AlQuran yang dapat penulis martabattujuh.com sampaikan. Kurang lebihnya mohon maaf dan semoga apa yang dibaca dapat bermanfaat bagi kita semua.

Check Also

Tak Banyak Tahu, Daftar Dosa yang Tidak Diampuni Allah Walaupun Bertaubat

Dosa yang tidak diampuni Allah – Setiap orang pastinya tidak lepas dari yang namanya dosa …

Exit mobile version