Kumpulan Ayat Alquran tentang Perdamaian

Ayat Alquran tentang perdamaian – Perdamaian tidak hanya dijunjung oleh dunia saja, Islam juga menjunjung tinggi perdamaian. Pertikaian antar manusia tidak memberikan manfaat apapun, sehingga perdamaian lebih dianjurkan untuk dilakukan. Anjuran melakukan perdamaian terdapat dalam ayat Alquran tentang perdamaian berikut ini.

Berbagai Ayat Alquran tentang Perdamaian

Ayat Alquran tentang perdamaian
Ayat Alquran tentang perdamaian

Al – Anfal ayat 61

Dalam ayat ini dijelaskan mengenai perdamaian yang dianjurkan tidak hanya untuk umat Muslim, namun juga seluruh dunia. Selain berdamai, Allah juga ingin hamba-Nya bertawakal kepada-Nya. Lafadz dari ayat Alquran tentang perdamaian tersebut adalah:

وَاِنۡ جَنَحُوۡا لِلسَّلۡمِ فَاجۡنَحۡ لَهَا وَتَوَكَّلۡ عَلَى اللّٰهِ‌ؕ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيۡعُ الۡعَلِيۡمُ‏

Wa in janahuu lissalmi fajnah lahaa wa tawakkal 'alal laah; innahuu Huwas Samii'ul 'Aliim.

Sedangkan untuk arti dan terjemahan ayat berikut adalah:

Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Al – Baqarah ayat 256

Tidak hanya berdamai dengan sesama umat manusia, perdamaian juga bisa diusahakan kepada umat beragama yang lain. Meskipun berbeda agama, namun manusia tidak punya alasan untuk menyakiti manusia yang lain hanya karena memiliki pendapat dogmatis yang berbeda.

Berikut ini adalah ayat Alquran tentang perdamaian dalam surat Al-Baqarah ayat 256.

لَاۤ اِكۡرَاهَ فِى الدِّيۡنِ‌ۙ قَد تَّبَيَّنَ الرُّشۡدُ مِنَ الۡغَىِّ‌ۚ فَمَنۡ يَّكۡفُرۡ بِالطَّاغُوۡتِ وَيُؤۡمِنۡۢ بِاللّٰهِ فَقَدِ اسۡتَمۡسَكَ بِالۡعُرۡوَةِ الۡوُثۡقٰى لَا انْفِصَامَ لَهَا‌‌ ؕ وَاللّٰهُ سَمِيۡعٌ عَلِيۡمٌ

Laaa ikraaha fid diini qat tabiyanar rushdu minal ghayy; famai yakfur bit Taaghuuti wa yu'mim billaahi faqadis tamsaka bil'urwatil wusqoo lan fisaama lahaa; wallaahu Samii'un 'Aliim.

Untuk terjemahan dari ayat diatas adalah:

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

An – Nisa ayat 128

Pertikaian kadang juga terjadi pada keluarga, ini bisa terjadi karena masalah dalam keuangan, perbedaan sifat dan rendahnya sikap toleransi. Ada ayat Alquran yang menjelaskan tentang masalah tersebut, diantaranya adalah:

Baca juga:  Nama Panjang Bayi Perempuan Menurut Al Quran

وَاِنِ امۡرَاَةٌ خَافَتۡ مِنۡۢ بَعۡلِهَا نُشُوۡزًا اَوۡ اِعۡرَاضًا فَلَا جُنَاحَ عَلَيۡهِمَاۤ اَنۡ يُّصۡلِحَا بَيۡنَهُمَا صُلۡحًا‌ ؕ وَالصُّلۡحُ خَيۡرٌ‌ ؕ وَاُحۡضِرَتِ الۡاَنۡفُسُ الشُّحَّ‌ ؕ وَاِنۡ تُحۡسِنُوۡا وَتَتَّقُوۡا فَاِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ خَبِيۡرًا

Wa inimra atun khaafat mim ba'lihaa nushuuzan aw i'raadan falaa junaaha 'alaihi maaa ai yuslihaa bainahumaa sulhaa; wassulhu khair; wa uhdiratil anfusush shuhh; wa in tuhsinuu wa tattaquu fa innal laaha kaana bimaa ta'maluuna Khabiiraa.

Untuk terjemahan ayat Alquran tentang perdamaian diatas adalah:

Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari suaminya, maka tidak mengapa bagi keduanya mengadakan perdamaian yang sebenar-benarnya, dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka) walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir. Dan jika kamu bergaul dengan isterimu secara baik dan memelihara dirimu (dari nusyuz dan sikap tak acuh), maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Al – Hujurat ayat 13

Di dalam ayat ini dijelaskan mengenai keadaan manusia yang bersuku-suku, namun di mata Allah perbedaan tersebut tidak ada faedahnya. Perbedaan yang dimiliki oleh manusia adalah keadaan derajat takwa yang dimiliki, bukan karena perbedaan suku atau ras. Karena alasan inilah perdamaian menjadi inti dari ajaran Islam.

Ayat tersebut memiliki lafadz:

يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقۡنٰكُمۡ مِّنۡ ذَكَرٍ وَّاُنۡثٰى وَجَعَلۡنٰكُمۡ شُعُوۡبًا وَّقَبَآٮِٕلَ لِتَعَارَفُوۡا‌ ؕ اِنَّ اَكۡرَمَكُمۡ عِنۡدَ اللّٰهِ اَ تۡقٰٮكُمۡ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيۡمٌ خَبِيۡرٌ

Yaaa ayyuhan naasu innaa khalaqnaakum min zakarinw wa unsaa wa ja'alnaakum shu'uubanw wa qabaaa'ila lita'aarafuu inna akramakum 'indal laahi atqookum innal laaha 'Aliimun khabiir.

Sedangkan terjemahan dari ayat tersebut adalah:

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

An – Nisa ayat 114

Terakhir ayat Alquran tentang perdamaian adalah surat An-Nisa ayat 114. Dalam surat tersebut adalah anjuran untuk melakukan perdamaian, memberikan sedekah dan mendekatkan diri kepada Alah. Hal tersebut merupakan hal yang lebih dianjurkan kepada manusia dibandingkan hanya dengan melakukan hal-hal jahat.

Baca juga:  Ayat Alquran tentang Berbakti Kepada Orang Tua

Lafadz dari ayat tersebut adalah:

لَا خَيۡرَ فِىۡ كَثِيۡرٍ مِّنۡ نَّجۡوٰٮهُمۡ اِلَّا مَنۡ اَمَرَ بِصَدَقَةٍ اَوۡ مَعۡرُوۡفٍ اَوۡ اِصۡلَاحٍۢ بَيۡنَ النَّاسِ‌ ؕ وَمَن يَّفۡعَلۡ ذٰ لِكَ ابۡتِغَآءَ مَرۡضَاتِ اللّٰهِ فَسَوۡفَ نُـؤۡتِيۡهِ اَجۡرًا عَظِيۡمًا

laa khaira fii kasiirim min najwaahum illaa man amara bisadaqatin aw ma'ruufin aw islaahim bainan naas; wa mai yaf'al zaalikab tighaaa'a mardaatil laahi fa sawfa nu'tiihi ajran 'aziimaa.

Untuk terjemahan dari ayat 114 surat An-Nisa tersebut adalah:

Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barang siapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.

Cara Menjaga Perdamaian

Menjaga perdamaian antar manusia sebenarnya tidak sulit untuk dilakukan. Anda bisa memulainya dari diri sendiri, kemudian memberikan efek dan pengaruh kepada orang-orang yang ada di sekitar Anda. Berikut cara menjaga perdamaian yang bisa Anda lakukan dari diri sendiri.

Jangan Mengharapkan Imbalan

Cara pertama agar lebih ada kemungkinan untuk damai adalah tidak mengharapkan imbalan ketika melakukan sesuatu. Hal ini bisa dilakukan untuk memberikan manfaat kepada orang lain. Misalnya dengan menabung dan memberikan hasil tabungan kepada mereka yang membutuhkan.

Tidak Menghakimi Orang Lain

Usahakan untuk tidak menghakimi orang lain, meskipun mereka melakukan sesuatu yang jahat. Prasangka buruk akan membuat Anda atau mereka mulai memercikkan masalah dan permusuhan. Renungi ayat Alquran tentang perdamaian yang telah disebutkan sebelumnya.

Cintai Orang Lain

Mencintai orang lain tidak akan memberikan kesulitan untuk Anda, malahan ini akan memicu keinginan untuk terus berdamai. Dengan mencintai orang lain, maka tidak ada keinginan untuk menyakiti mereka.

Baca juga:  Balasan Menyakiti Hati Orang Lain dalam Islam

Semoga informasi mengenai kumpulan ayat Alquran tentang perdamaian diatas bisa membantu Anda menambah materi. Jangan ragu untuk menjunjung perdamaian karena ia memberikan banyak manfaat.

Check Also

3 amalan yang tidak terputus setelah meninggal dunia

3 Amalan yang Tidak Terputus Setelah Meninggal Dunia

3 amalan yang tidak terputus setelah meninggal dunia – Ketika seseorang muslim telah meninggal maka …