Ayat Alquran tentang Aqiqah dan Qurban

Ayat Alquran tentang aqiqah dan qurban – Setiap tahun, umat Islam akan merayakan peristiwa Hari Raya Idhul Adha dengan menyembelih hewan kurban. Selain itu, ada pula perayaan yang hampir sama yakni pelaksanaan aqiqah yang bisa dilaksanakan dengan lebih praktis. Berikut ini adalah beberapa ayat Alquran tentang aqiqah dan qurbandan perbedaan yang membuat keduanya tidak bisa disamaratakan.

Perbedaan Antara Aqiqah dan Qurban

  • Qurban berasal dari istilah bahasa Arab yang artinya adalah dekat, sehingga bisa diartikan sebagai proses mendekatkan diri kepada Allah
  • Aqiqah berasal dari kata yang artinya memotong, dan ulama berpendapat bahwa memotong ini bisa diartikan dalam beberapa kegiatan yakni memotong hewan ataupun memotong rambut bayi yang baru saja lahir. Sehingga bisa disimpulkan aqiqah dilakukan sebagai bentuk syukuran karena kelahiran anak-anak ke dunia

Ayat Alquran yang Membahas tentang Aqiqah dan Qurban

Ayat Alquran tentang aqiqah dan qurban
Ayat Alquran tentang aqiqah dan qurban

At-Thaha ayat 99-102

Ayat Alquran tentang aqiqah dan qurban yang pertama adalah surat At-Thaha. Mulai dari ayat 99 hingga 102, telah dijelaskan mengenai perintah untuk melaksanakan aqiqah. Bahkan, ahli ulama menyatakan ini adalah ayat yang membahas mengenai sejarah aqiqah.

كَذٰلِكَ نَقُصُّ عَلَيۡكَ مِنۡ اَنْۢبَآءِ مَا قَدۡ سَبَقَ‌ ۚ وَقَدۡ اٰتَيۡنٰكَ مِنۡ لَّدُنَّا ذِكۡرًا

Kazaalika naqussu 'alaika min ambaaa'i maa qad sabaq; wa qad aatainaaka mil ladunnaa Zikraa.

Demikianlah Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) sebagian kisah (umat) yang telah lalu, dan sungguh, telah Kami berikan kepadamu suatu peringatan (Al-Qur’an) dari sisi Kami. (QS. At-Thaha ayat 99)

مَنۡ اَعۡرَضَ عَنۡهُ فَاِنَّهٗ يَحۡمِلُ يَوۡمَ الۡقِيٰمَةِ وِزۡرًا

Man a'rada 'anhu, fa innahuu yahmilu Yawmal Qiyaamati wizraa.

Barangsiapa berpaling darinya (Al-Qur’an), maka sesungguhnya dia akan memikul beban yang berat (dosa) pada hari Kiamat, (QS. At-Thaha ayat 100)

خٰلِدِيۡنَ فِيۡهِ‌ ؕ وَسَآءَ لَهُمۡ يَوۡمَ الۡقِيٰمَةِ حِمۡلًا

Khaalidiina fiihi wa saaa'a lahum Yawmal Qiyaamati himlaa.

mereka kekal di dalam keadaan itu. Dan sungguh buruk beban dosa itu bagi mereka pada hari Kiamat. (QS. At-Thaha ayat 101)

يَّوۡمَ يُنۡفَخُ فِى الصُّوۡرِ‌ وَنَحۡشُرُ الۡمُجۡرِمِيۡنَ يَوۡمَٮِٕذٍ زُرۡقًا‌

Yawma yunfakhu fissuuri wa nahshurul mujrimiina Yawma 'izin zurqoo.

pada hari (Kiamat) sangkakala ditiup (yang kedua kali) dan pada hari itu Kami kumpulkan orang-orang yang berdosa dengan (wajah) biru muram. (QS. At-Thaha ayat 102)

Al-Isra’ ayat 24–27

Ayat Alquran tentang aqiqah dan qurban yang kedua ini menyatakan bahwa Allah adalah sosok yang begitu penyayang. Disaat seorang muslim akan melakukan aqiqah, ibrah atau manfaatnya dapat di ambil dari surat Al-Isra ayat 24-27.

Baca juga:  Balasan Menyakiti Hati Orang Lain dalam Islam

Manfaat dari melakukan aqiqah dan qurban adalah seorang muslim dapat berbagi dengan sesama muslim lainnya. Dari pelaksanaan aqiqah pun juga dapat meningkatkan hubungan silaturahim antar sesama umat muslim.

وَاخۡفِضۡ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحۡمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارۡحَمۡهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِىۡ صَغِيۡرًا

Wakhfid lahumaa janaahaz zulli minar rahmati wa qur Rabbir hamhumaa kamaa rabbayaanii saghiira.

Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.” (QS. Al-Isra ayat 24)

رَّبُّكُمۡ اَعۡلَمُ بِمَا فِىۡ نُفُوۡسِكُمۡ‌ؕ اِنۡ تَكُوۡنُوۡا صٰلِحِيۡنَ فَاِنَّهٗ كَانَ لِلۡاَوَّابِيۡنَ غَفُوۡرًا

Rabbukum a'lamu bimaa fii nufuusikum; in takuunuu saalihiina fa innahuu kaana lil awwaabiina Ghafuuuraa.

Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; jika kamu orang yang baik, maka sungguh, Dia Maha Pengampun kepada orang yang bertobat. (QS. Al-Isra ayat 25)

وَاٰتِ ذَا الۡقُرۡبٰى حَقَّهٗ وَالۡمِسۡكِيۡنَ وَابۡنَ السَّبِيۡلِ وَلَا تُبَذِّرۡ تَبۡذِيۡرًا

Wa aati zal qurbaa haqqahuu walmiskiina wabnas sabiili wa laa tubazzir tabziiraa.

Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. (QS. Al-Isra ayat 26

اِنَّ الۡمُبَذِّرِيۡنَ كَانُوۡۤا اِخۡوَانَ الشَّيٰطِيۡنِ‌ ؕ وَكَانَ الشَّيۡطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوۡرًا

Innal mubazziriina kaanuu ikhwaanash shayaatiini wa kaanash shaytaanu li Rabbihii kafuuraa.

Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya. (QS. Al-Isra ayat 27)

Al-Kautsar ayat 1-3

Dalam ayat Alquran tentang aqiqah dan qurban ini, Allah secara gamblang menyuruh umat Nabi Muhammad untuk melaksanakan ibadah. Salah satu bentuk ibadah yang bisa mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan berqurban.

Baca juga:  Nama Anak Perempuan dalam Al Quran yang Disukai Rasulullah

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ . فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ . إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ

Innaa a’thoinaa kal kautsar. Fasholli lirobbika wanhar. Inna syaani,aka huwal abtar.

Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak(1). Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)(2). Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah)(3).

As-Saffat ayat 102

Ash-Shaffat juga mengandung ayat Alquran tentang aqiqah dan qurban yang berisi perintah untuk melaksanakan qurban. Ayat yang satu ini mengandung cerita ketika peristiwa nabi Ibrahim yang ingin menyembelih anaknya yakni nabi Ismail terjadi.

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعۡىَ قَالَ يٰبُنَىَّ اِنِّىۡۤ اَرٰى فِى الۡمَنَامِ اَنِّىۡۤ اَذۡبَحُكَ فَانْظُرۡ مَاذَا تَرٰى‌ؕ قَالَ يٰۤاَبَتِ افۡعَلۡ مَا تُؤۡمَرُ‌ سَتَجِدُنِىۡۤ اِنۡ شَآءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيۡنَ

Falamma balagha ma'a hus sa'ya qoola yaa buniya inniii araa fil manaami anniii azbahuka fanzur maazaa taraa; qoola yaaa abatif 'al maa tu'maru satajidunii in shaaa'allaahu minas saabiriin.

Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.”

Al-Hajj ayat 34

Ayat Alquran tentang aqiqah dan qurban yang terakhir ini mengandung keistimewaan yang bisa diperoleh umat muslim ketika melaksanakan kedua perintah tadi. Allah akan memberikan kelebihan yang melimpah kepada hamba-Nya yang patuh dalam melaksanakan perintah aqiqah dan qurban sehingga patutnya kita selalu melakukan hal tersebut.

وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلۡنَا مَنۡسَكًا لِّيَذۡكُرُوا اسۡمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمۡ مِّنۡۢ بَهِيۡمَةِ الۡاَنۡعَامِ ؕ فَاِلٰهُكُمۡ اِلٰـهٌ وَّاحِدٌ فَلَهٗۤ اَسۡلِمُوۡا‌ ؕ وَبَشِّرِ الۡمُخۡبِتِيۡنَ

Wa likulli ummatin ja'alnaa mansakal liyazkurus mal laahi 'alaa maa razaqahum mim bahiimatil an'aam; failaahukum ilaahunw Waahidun falahuuu aslimuu; wa bashshiril mukhbitiin.

Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserahdirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),

Itulah beberapa ayat Alquran tentang aqiqah dan qurban yang bisa Anda ketahui dengan lebih mendalam lagi. Karena sudah pasti bahwa Allah memberi perintah itu agar membuat kehidupan kita menjadi lebih baik lagi, melaksanakan kedua perintah itu pasti akan membawa manfaat yang sangat istimewa, namun perhatikan pula kemampuan yang kita miliki.

Check Also

3 amalan yang tidak terputus setelah meninggal dunia

3 Amalan yang Tidak Terputus Setelah Meninggal Dunia

3 amalan yang tidak terputus setelah meninggal dunia – Ketika seseorang muslim telah meninggal maka …