ayat alquran dan hadis yang menjelaskan tentang hari kiamat

Ayat Alquran dan Hadis yang Menjelaskan Tentang Hari Kiamat

Diposting pada
Dalam Islam telah terdapat ayat Alquran dan hadis yang menjelaskan tentang hari kiamat dengan rinci dan lengkap. Membahas ✓ ayat Al-Qur'an ✓ hadits ✓ penutup
Bagikan artikel ini

Hari kiamat pasti akan terjadi, karena itu manusia harus mempersiapkan diri untuk menghadapi hal tersebut. Dalam Islam telah terdapat ayat alquran dan hadis yang menjelaskan tentang hari kiamat dengan rinci dan lengkap, berikut dengan tanda-tanda yang mengikutinya.

Pada kesempatan kali ini penulis martabattujuh.com akan membagikan informasi yang bisa membuat kita menjadi lebih dekat lagi dengan sang pencipta. Dibawah ini adalah sekumpulan ayat Alquran dan hadis yang menjelaskan tentang hari kiamat secara rinci.

Ayat Alquran dan Hadis yang Menjelaskan Tentang Hari Kiamat

ayat alquran dan hadis yang menjelaskan tentang hari kiamat

Hari kiamat, atau sering disebut sebagai hari akhir, merupakan hari dimana kehidupan manusia yang ada di muka bumi ini telah usai. Allah akan mengumpulkan semua manusia, kemudian menghitung amal perbuatan yang mereka miliki sebelum masuk ke surga dan neraka.

Ayat Al-Qur’an tentang Hari Kiamat

Di dalam Al-Qur’an banyak dijelaskan mengenai hari kiamat, dengan mengetahui dalili tersebut, Anda lebih paham bagaimana hari kiamat akan berlangsung. Berikut adalah beberapa ayat yang menjelaskan tentang terjadinya hari kiamat, lengkap dengan prosesnya.

Surat Al-A’raf ayat 187

Ayat Al-Qur’an tentang hari kiamat, yang pertama adalah surat Al-A’raf dalam ayat 187. Di dalam ayat tersebut dijelaskan mengenai kapan datangnya hari kiamat, dan seperti apa gambaran yang terjadi, berikut adalah petikan ayat dibawah ini.

Surat Al-A’raf ayat 187 arab:

يَسۡـَٔـــلُوۡنَكَ عَنِ السَّاعَةِ اَيَّانَ مُرۡسٰٮهَا ‌ؕ قُلۡ اِنَّمَا عِلۡمُهَا عِنۡدَ رَبِّىۡ‌ ۚ لَا يُجَلِّيۡهَا لِوَقۡتِهَاۤ اِلَّا هُوَۘ ‌ؕ ثَقُلَتۡ فِى السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ‌ؕ لَا تَاۡتِيۡكُمۡ اِلَّا بَغۡتَةً ‌ ؕ يَسۡـــَٔلُوۡنَكَ كَاَنَّكَ حَفِىٌّ عَنۡهَا ؕ قُلۡ اِنَّمَا عِلۡمُهَا عِنۡدَ اللّٰهِ وَلٰـكِنَّ اَكۡثَرَ النَّاسِ لَا يَعۡلَمُوۡنَ

Surat Al-A’raf ayat 187 latin:

Yas 'alụnaka 'anis-saa'ati ayyaana mursaahaa, qul innamaa 'ilmuhaa 'inda rabbii, laa yujalliihaa liwaqtihaa illaa huw, tsaqulat fis-samaawaati wal arḍ, lā ta' tiikum illaa bagtah, yas 'alụnaka ka 'annaka ḥafiyyun 'an-haa, qul innamaa 'ilmuhaa 'indallaahi wa laakinna ak tsaran-naasi laa ya' lamuun.

Arti surat Al-A’raf ayat 187:

Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”

Surat Az-Zumar ayat 68

Gambar QS. Az-Zumar ayat 68

Ayat Al-Qur’an tentang hari kiamat selanjutnya adalah surat Az-Zumar. Berada pada ayat ke-68, ia menjadi ayat yang menjelaskan proses sangkakala ditiup, awal dari adanya hari kiamat.

Berikut merupakan petikan ayat Al-Qur’an surat Az-Zumar yang menjelaskan tentang peristiwa tersebut, yakni:

Surat Az-Zumar ayat 68 arab:

وَنُفِخَ فِى الصُّوۡرِ فَصَعِقَ مَنۡ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنۡ فِى الۡاَرۡضِ اِلَّا مَنۡ شَآءَ اللّٰهُ‌ ؕ ثُمَّ نُفِخَ فِيۡهِ اُخۡرٰى فَاِذَا هُمۡ قِيَامٌ يَّنۡظُرُوۡنَ

Surat Az-Zumar ayat 68 latin:

Wa nufikha fis Suuri fas 'iqa man fis samaawaati wa man fil ardi illaa man shaa'al lahu summa nufikha fiihi ukhraa fa izaa hum qiyaamuny yanzuruun.

Arti Az-Zumar ayat 68:

Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah).

Di dalam ayat alquran dan hadis yang menjelaskan tentang hari kiamat tersebut, proses peniupan sangkakala dilakukan oleh malaikat Isrofil, dan siapapun yang mendengarnya, kecuali yang dikehendaki Allah untuk hidup, akan mati. Di peniupan yang kedua, Allah akan membangkitkan semua makhluk hidup untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Surat An-Nisa ayat 42

Gambar QS. An-Nisa ayat 42

Selain kedua ayat yang telah dijelaskan sebelumnya, An-Nisa juga memberikan gambaran bagaimana kengerian Hari kiamat berlangsung. Di dalam ayat ke-42, dijelaskan bahwa semua manusia akan disamaratakan dengan tanah, dan siapapun tidak akan bisa menghindari dari hal tersebut.

Berikut adalah petikan ayat Al-Qur’an mengenai hari kiamat di surat An-Nisa ayat ke- 42, yakni:

Surat An-Nisa ayat 42 arab:

يَوۡمَٮِٕذٍ يَّوَدُّ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا وَعَصَوُا الرَّسُوۡلَ لَوۡ تُسَوّٰى بِهِمُ الۡاَرۡضُ ؕ وَلَا يَكۡتُمُوۡنَ اللّٰهَ حَدِيۡـثًا

Surat An-Nisa ayat 42 latin:

Yawma'iziny yawad dullaziina kafaruu wa'asawur Rasuula law tusawwaa bihimul ardu wa laa yaktumuunal laaha hadiisaa.

Arti Surat An-Nisa ayat 42:

“Di hari itu orang-orang kafir dan orang-orang yang mendurhakai rasul, ingin supaya mereka disamaratakan dengan tanah, dan mereka tidak dapat menyembunyikan (dari Allah) sesuatu kejadian pun”

Hadits Tentang Hari Kiamat

Dalam ayat alquran dan hadis yang menjelaskan tentang hari kiamat, hadits biasanya memberikan informasi yang lebih rinci terkait dengan tanda-tanda terjadinya. Informasi mengenai hadits Nabi juga shahih karena dikumpulkan oleh perawi yang terpercaya.

Ada beberapa hadits yang menjelaskan tentang hari kiamat, yang semuanya memberikan keterangan pada manusia untuk mempersiapkan diri, diantaranya adalah sebagai berikut:

Riyawat Hadits Musliim

Perawi hadits yang cukup terkenal ini memiliki hadits yang menjelaskan tentang hari kiamat dan tandanya. Hadits tersebut didapatkan dari Rasulullah sendiri, dan diturunkan secara terus-menerus kepada sahabat Nabi dan keturunannya. Berikut adalah hadits Muslim yang menjelaskan tentang hari kiamat.

“Kiamat itu tidak akan terjadi hingga kalian melihat sepuluh tanda: asap, Dajjal, binatang melata, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya’juuj dan Ma’juuj, tiga gempa (di timur, barat dan Jazirah arab), dan yang terakhir adalah api yang keluar dari ‘And yang menggiring manusia ke Makhsyar.”(HR. Muslim).

Seperti ayat alquran dan hadis yang menjelaskan tentang hari kiamat lainnya, dijelaskan tahapan dalam hari kiamat di dalamnya. Semua tahapan tersebut akan dilalui oleh manusia yang masih tersisa di bumi, sebelum semuanya kemudian dibangkitkan Allah untuk menuju padang Mashyar.

Tanda Hari Kiamat oleh Muslim dan Tirmidzi

Kiamat memang datang secara tiba-tiba, namun ia tetap memiliki tanda-tanda yang mengikuti sebelum terjadinya peristiwa besar tersebut. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Muslim, terdapat hadits shahih yang membahas mengena ha tersebut, yakni:

“Ada tiga hal yang apabila telah muncul maka keimanan seseorang tidak lagi berguna baginya jika sebelumnya dia tidak beriman, atau tidak beramal kebajikan selama beriman, yaitu: terbitnya matahari dari arah barat, Dajjal, dan hewan melata.” (HR. Muslim dan At-Tirmidzi).

Ayat Alquran dan hadis yang menjelaskan tentang hari kiamat memberikan rincian secara lengkap betapa mengerikannya hari tersebut. Namun tanda-tanda yang mendahului hari kiamat bisa diprediksi sesuai dengan nasehat dan hadits yang telah dikatakan oleh Rasullullah.

Hadits Kiamat Menurut al-Bukhari

Bukhari merupakan salah satu perawi hadits yang cukup terkenal, dimana ia memiliki sifat yang terpercaya dan kebanyakan haditsnya merupakan hadits yang shahih. Jadi hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari merupakan hadits yang bisa diamalkan dan dijadikan sebagai acuan dasar mengenai suatu hal.

Bukhari ternyata juga pernah meriwayatkan hadits mengenai hari kiamat, yang dijelaskan dalam tanda-tanda sebelum kiamat terjadi. Berikut adalah potongan hadits Bukhari yang menjelaskan peristiwa tersebut, yakni:

“Tidaklah tiba hari kiamat sehingga matahari terbit dari arah terbenamnya, maka apabila tanda ini telah muncul, seluruh manusia menjadi beriman. Keimanan manusia saat itu tidak bermanfaat bagi dirinya, bagi yang mulanya tak pernah beriman, juga bagi yang semula belum pernah berbuat baik dalam keimanannya.”(HR. Bukhari).

Hadits tersebut termasuk dalam ayat Alquran dan hadis yang menjelaskan tentang hari kiamat, yang dipercayai oleh ulama. Hadits tersebut terdapat di dalam buku kitab fath al bari jilid ke-11, salah satu kumpulan hadits yang dibuat oleh Ibnu Hajar al-Aysqalani.

Penutup

Itulah beberapa ayat Alquran dan hadis yang menjelaskan tentang hari kiamat, lengkap dengan ciri dan tanda-tanda yang menyertainya. Semoga informasi tersebut dapat menambah pengetahuan Anda dan menjadikan Anda lebih tebal iman untuk menghadapi hari besar untuk umat Islam tersebut. Penulis berharap semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kita semua.