hadits tentang pakaian wanita

Pengertian dan Hadits Tentang Pakaian Wanita dan Laki-Laki

Diposting pada
Cara berpakaian selalu diiringi dengan perkembangan zaman. Artikel ini membahas ✓ pengertian ✓ adab ✓ hadits tentang pakaian wanita dan laki-laki ✓ penutup
Bagikan artikel ini

Hadits tentang pakaian wanita – Sesungguhnya dalam agama Islam sudah mengatur semua hal tentang kehidupan manusia. Sehingga seiring perkembangan zaman, setiap manusia juga harus menyesuaikan diri dengan kaidah Islam sebaik-baiknya. Terutama bagi wanita, tentang tata cara berpakaian pun juga harus sopan dan tidak melanggar syariat agama Islam. Pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang ketentuan dan hadits tentang pakaian wanita secara lengkap.

Pengertian Pakaian Muslimah dalam Islam

Pakaian merupakan barang yang selalu digunakan baik baju, celana, maupun kain lain yang menempel di tubuh seseorang. Sedangkan secara luas sesuai hadits tentang pakaian wanita, pakaian muslimah berarti pakaian yang digunakan oleh perempuan yang menganut agama Islam. Bisa disimpulkan jika pakaian muslimah yaitu pakaian yang mampu menutup aurat dan diwajibkan oleh agama.

Pakaian sendiri dapat diartikan secara luas untuk alat melindungi tubuh dan juga salah satu fasilitas demi memperindah penampilan. Sedangkan gaya berpakaian menjadi salah satu cara seseorang membawa diri mereka ketika bersosialisasi dengan lingkungan.

Perkembangan zaman yang semakin maju membuat gaya hidup serta fashion pakaian wanita semakin jauh berkembang. Sebagai wanita ingin menunjukkan kebanggaan tersendiri dengan berpakaian modis dan tidak terlalu memperdulikan unsur muslimah. Meskipun mereka memakai hijab sekalipun tentu unsur menutupi aurat juga harus diperhatikan.

Bagi wanita tidak hanya dijadikan penutup aurat saja, pakaian yang disyaratkan juga harus longgar dan tidak terlalu mempertontonkan aurat sesuai dengan perintah Allah. Ini sehingga fungsi pakaian tersebut tidak hanya sekedar sebagai aksesoris, tetapi untuk memberikan simbol moral dan memproteksi diri sebanyak tidak terkena fitnah dari orang maupun lawan jenis.

Adab dan Hadits Tentang Pakaian Wanita dan Laki-Laki

hadits tentang pakaian wanita

Sesuai dengan hadits tentang pakaian wanita dan laki-laki, terdapat aturan mengenai adab memakai pakaian bagi keduanya. Adab yang harus diperhatikan antara lain:

Dapat Menutup Aurat

يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا

Artinya : “Hai anak Adam, Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan.

Bagian aurat laki-laki sesuai pandangan Islam yaitu dari ujung pusat sampai lutut. Sedangkan aurat pada wanita berada di seluruh anggota tubuhnya, kecuali telapak tangan, tapak kaki dan wajah. Hal ini pun depat dalam hadits tentang pakaian wanita dan laki-laki sesuai dengan HR Bukhari yang pernah menegaskan, “paha termasuk aurat yang harus dijaga.”

Tidak Memperlihatkan Tubuh

Pakaian yang tidak penuh tentu saja akan menampakan aurat secara tidak sengaja. Karena jenis pakaian ini akan mempertontonkan warna kulit dan bisa saja merangsang nafsu pihak lain yang sedang melihatnya.

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam pernah bersabda,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا، قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ، وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ، رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ، لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ، وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا، وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا»

Artinya: “Terdapat dua golongan ahli neraka yang sampai saat ini belum pernah aku lihat, yang pertama adalah golongan yang memegang cemeti layaknya ekor lembu yang dipakai untuk memukul manusia, dan golongan yang satunya adalah wanita yang menggunakan pakaian tetapi telanjang serta meliukkan badan dan kepalanya layaknya unta yang menunduk. Meskipun kau sedekah dapat dicium dari jarak jauh tetapi Golongan ini dijamin tidak akan bisa mencium wanginya surga.” (HR Muslim)

Pakaian Yang Tidak Ketat

Tujuan menggunakan pakaian yang tidak ketat tentu saja menjaga diri supaya bentuk tubuh atau badan tidak dinikmati orang lain. Karena sedikit saja pakaian mengundang rangsangan ke lawan jenis akan berakibat maksiat. Maka disarankan bagi muslim untuk mengenakan pakaian yang longgar.

Tidak Mengundang Perasaan Riya

Didapati juga hadits tentang pakaian wanita dan laki-laki yang diriwayatkan. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam pernah bersabda, “Siapa saja yang mengenakan pakaian karena unsur sombong, di hari akhirat nanti Allah SWT akan memberikan pakaian kehinaan kepada mereka.” (An-Nasa’iy, Ahmad, Abu Daud dan Ibnu Majah).

Laki-laki dan Wanita Berbeda

Nabi Muhammad Shalallahu Wassalam pernah bersabda,

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ المُتَشَبِّهِينَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ، وَالمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ

 “Allah akan mengutuk wanita yang dengan sengaja meniru pakaian serta sikap laki-laki. Dan laki-laki yang juga meniru pakaian serta sikap perempuan.” maksud hadits yang disampaikan oleh Bukhari dan Muslim tersebut yaitu harus menggunakan pakaian sesuai dengan bentuk dan kegunaan baik laki-laki maupun perempuan.

Hadits tentang pakaian wanita dan laki-laki terdapat dalam sabda Nabi SAW yang berkata: “Allah akan melaknat laki-laki yang berpakaian wanita dan wanita memakai pakai laki-laki.” Seperti penjelasan dari hadits Abu Daud dan Al Hakim.

Laki-Laki Dilarang Memakai Sutera

Agama Islam mengharamkan setiap laki-laki menggunakan pakaian berbahan sutera. Karena hanya wania saja yang berhak menggunakannya. Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW berbunyi, “Janganlah kelebihan memakai sutera, apabila menggunakannya di dunia maka kamu tidak akan dapat menggunakannya di akhirat.” (Hadits riwayat Muttafaq ‘alaih).

Harus Memanjangkan Pakaian

Gambar QS. Al-Ahzab ayat 59

Khusus untuk perempuan diusahakan dengan yang memakai tudung, seharusnya menggunakan sesuai dengan syarat yaitu menutupi bagian rambut dan kepala, leher atau tengkuk serta dada. Allah berfirman melalui QS Al-Ahzab ayat 59 yang berbunyi:

يٰۤـاَيُّهَا النَّبِىُّ قُلْ لِّاَزۡوَاجِكَ وَبَنٰتِكَ وَنِسَآءِ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ يُدۡنِيۡنَ عَلَيۡهِنَّ مِنۡ جَلَابِيۡبِهِنَّ ؕ ذٰ لِكَ اَدۡنٰٓى اَنۡ يُّعۡرَفۡنَ فَلَا يُؤۡذَيۡنَ ؕ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوۡرًا رَّحِيۡمًا

Surat Al-Ahzab ayat 59 latin:

Yaaa aiyuhan Nabiyyu qul li azwaajika wa banaatika wa nisaaa'il mu'miniina yudniina 'alaihinna min jalaabii bihinn; zaalika adnaaa ai yu'rafna falaa yu'zain; wa kaanal laahu Ghafuurar Rahiimaa.

Arti surat Al-Ahzab ayat 59:

“Wahai Nabi, katakanlah semua istri dan anak-anak serta semua perempuan beriman, supaya mereka memanjangkan pakaian dan menutup seluruh tubuh ketika berada di luar rumah. Cara ini akan membuat mereka dikenal sebagai perempuan baik-baik, mereka juga tidak akan diganggu. Dan ingatlah Allah maha pengampun dan maha penyayang.”

Menentukan Warna Yang Sesuai

Rasulullah Shalallahu Wassalam bersabda, “Gunakanlah pakaian putih karena akan jauh lebih baik, dan kafankan mayat mu dengan memakai kain putih.” hadits yang disampaikan oleh An-Nasa’ie dan Al-Hakim ini memiliki maksud warna-warna seperti warna putih akan jauh membuat wanita semakin bersih dan disenangi baginda Rasul. Termasuk dalam salah satu etika berpakaian sesuai anjuran Islam, wanita tidak boleh menggunakan barang mengandung emas seperti cincin, kalung dan sebagainya secara berlebihan.

Awali Dari Sebelah Kanan

Imam Muslim meriwayatkan kepada Saidatina Aisyah,“Rasulullah suka memakai semua hal dari sebelah kanan dalam keadaan apapun, seperti menggunakan sepatu, pakaian, berjalan dan bersuci.” Jadi apabila menggunakan pakaian juga harus dimulai dari sebelah kanan sesuai dengan hadits tentang pakaian wanita dan laki-laki.

Berdoa Setelah Membeli Pakaian

Seperti hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan At-Tarmizi, setelah membeli pakaian baru harus mengucapkan doa. “Ya Allah, segala puji bagi-Mu, Engkau yang memakainya kepadaku, aku memohon kebaikannya dan kebaikan apa-apa yang dibuat baginya, aku mohon perlindungan kepada-Mu daripada kejahatannya dan kejahatan apa-apa yang diperbuat untuknya. Demikian itu telah datang daripada Rasulullah”.

Berdoa Saat Menanggalkan Pakaian

Ketika melepas atau menanggalkan pakaian, setiap wanita maupun pria harus berdoa, “Pujian kepada Allah yang mengurniakan pakaian ini untuk menutupi auratku dan dapat mengindahkan diri dalam kehidupanku, dengan nama Allah yang tiada Tuhan melainkan Dia.” Hal ini bermaksud sebagai seorang yang beragama Islam memang sewajarnya harus memakai pakaian seperti tuntunan agamanya.

Penutup

Demikianlah sejumlah anjuran dan hadits tentang pakain wanita dan laki-laki. Dengan memperhatikan adab dan cara berpakaian sesuai kaidah Islam, maka Kamu akan menjadi kaum yang akan dijamin masuk surga. Semoga bermanfaat bagi kaum muslim dan muslimah dimanapun berada.