Doa menyembelih hewan aqiqah

Doa Menyembelih Hewan Aqiqah dan Tata Cara sesuai Syariat

Diposting pada
Doa menyembelih hewan aqiqah dan tata cara sesuai syariat. Membahas tentang ✓ doa ✓ tata cara aqiqah ✓ waktu pelaksanaan aqiqah ✓ syarat hewan aqiqah ✓ tanya jawab
Bagikan artikel ini

Doa menyembelih hewan aqiqah dan tata cara sesuai syariat. Aqiqah merupakan salah satu amalan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW saat anak baru lahir. Aqiqah dilakukan dengan menyembelih kambing dengan jumlah berbeda sesuai jenis kelamin bayi. Saat sebelum menyembelih pun harus membaca doa menyembelih hewan aqiqah sebagai amalan lain yang dianjurkan.

Menyembelih kambing untuk aqiqah anak yang baru lahir dilakukan saat bayi sudah berusia 7, 14 atau 21 hari dari hari lahirnya. Jumlah kambing yang disembelih berbeda, yaitu 2 ekor untuk anak laki-laki dan 1 ekor untuk anak perempuan.

Doa menyembelih hewan aqiqah
Doa menyembelih hewan aqiqah

Doa Menyembelih Hewan Aqiqah

Saat melaksanakan aqiqah, ada beberapa prosesi yang dilakukan, dimulai dari menyembelih hewan qurban, mencukur rambut bayi sampai memberi nama. Semua prosesi ini dilakukan bertujuan baik, yaitu agar anak bisa tumbuh dengan baik dan menjadi anak sholeh/sholehah.

Menyembelih hewan aqiqah pada dasarnya dilakukan dengan tata cara seperti menyembelih hewan lainnya. Harus diawali dengan bismillah. Namun, untuk hewan aqiqah ini ada doa menyembelih hewan aqiqah yang harus sebelum memulai proses penyembelihan. Berikut adalah doanya.

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ [ اللهم مِنْكَ وَلَكَ ] اللهم تَقَبَّلْ مِنِّي هَذِهِ عَقِيْقَةُ

Bismillaahi wallaahu Akbar(u). Allahumma minka wa lak(a). Allahumma taqabbal minnii hadzihi ‘aqiqatu … (menyebutkan nama bayi).

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah. Allah Maha Besar. Ya Allah, dari dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah dari kami. Inilah aqiqahnya …. (menyebutkan nama bayi).

Ada pula sumber lain yang mengatakan untuk menyembelih hewan aqiqah dilakukan dengan membaca doa berikut. Doa menyembelih hewan aqiqah ini dianjurkan untuk dibaca sebelum menyembelih hewan aqiqah. Berikut doanya:

بِسْمِ اللهِ وَبِاللهِ، اَللَّهُمَّ عَقِيْقَةٌ عَنْ فُلاَنِ بْنِ فُلاَن لَحْمُهَا بِلَحْمِهِ وَعَظْمُهَا بِعَظْمِهِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا وِقَآءً لآلِ مُحَمَّدٍ عَلَيْهِ وَآلِهِ السَّلاَمُ

Bismillaahi wa billaahi, allhumma ‘aqiqatun ‘an fulan bin fulan, lahmuhaa bilahmihi wi 'azhmih(i), allahummaj ’alhaa wiqaa an liali muhammadin ‘alaihi wa aalihis salam(u).

Artinya: “Dengan nama Allah serta dengan Allah, aqiqah ini dari fulan bin fulan, dagingnya dengan dagingnya, tulangnya dengan tulangnya. Ya Allah jadikan aqiqah ini sebagai tanda kesetiaan kepada keluarga Muhammad SAW”.

Pada dasarnya tidak ada doa menyembelih hewan aqiqah khusus yang disyaratkan. Namun, yang dianjurkan saat menyembelih hewan aqiqah adalah bacaan doa menyembelih hewan aqiqah dengan Basmallah. Kemudian disunnahkan juga membaca takbir untuk memuji kebesaran Allah lalu diikuti dengan pernyataan aqiqah terhadap anak.

Orang tua pun sangat dianjurkan untuk banyak-banyak bersyukur dan memuji Allah atas berkah dan anugerah berupa buah hati yang diberikan. Dengan banyak-banyak berdoa ini, maka akan menjadi harapan dari orang tua agar anak bisa tumbuh menjadi anak yang sholeh/sholehah serta dilingkupi dengan semua kebaikan.

Tidak hanya membaca doa menyembelih hewan aqiqah sebelum hewan yang akan digunakan untuk aqiqah disembelih. Doa juga harus dibacakan untuk bayi yang sedang diaqiqah. Berikut adalah doa yang dibaca.

أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

U ’ii dzuka bi kalimaa tillaahittammat(i), min kulli syaitooni wa haammah(tin). Wa min kulli ‘ainin laammah(tin).

Artinya: “Aku memohon perlindungan untukmu dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari semua godaan setan dan binatang pengganggu, dan dari pandangan mata buruk.

Doa menyembelih hewan aqiqah
Doa menyembelih hewan aqiqah

Tata Cara Aqiqah, Doa Menyembelih Aqiqah Termasuk di Dalamnya

Melaksanakan aqiqah setelah kelahiran buah hati merupakan salah satu ungkapan syukur dari orang tua atas anugerah yang diberikan oleh Allah. Prosesi aqiqah ini juga merupakan salah satu amalan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Prosesi aqiqah ini dilakukan sebagai bentuk penebusan terhadap anak. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan dalam hadits riwayat Abu Dawud bahwasannya tubuh seorang anak itu masih tergadaikan hingga ia diaqiqah.

Menyembelih dan membaca doa menyembelih hewan aqiqah hanya satu dari beberapa rangkaian proses yang dilakukan untuk mengaqiqah bayi yang baru dilahirkan. Nah tata cara aqiqah untuk selengkapnya rangkaian proses yang dilakukan itu adalah sebagai berkut:

Waktu Pelaksanaan Aqiqah

Tata cara waktu pelaksanaan aqiqah pertama yang harus diperhatikan adalah waktu pelaksanaan. Waktu untuk melaksanakan aqiqah dianjurkan untuk dilakukan pada hari ke-7 setelah hari kelahiran bayi atau saat bayi berusia 7 hari dari hari kelahirannya.

Sunnah waktu pelaksanaan ini masih belum hilang meskipun sudah lewat 7 hari dari hari kelahiran. Sebagai gantinya, pelaksanaan aqiqah boleh dilakukan pada hari ke 14 atau hari ke 1 setelah kelahiran.

Syarat Hewan Aqiqah

Selanjutnya adalah syarat hewan aqiqah. Persyaratan untuk hewan yang akan disembelih untuk aqiqah. Hewan yang akan digunakan untuk aqiqah pada dasarnya persyaratannya sama dengan hewan yang akan digunakan untuk qurban.

Hewan yang digunakan untuk aqiqah adalah hewan ternak, bisa domba atau kambing. Usia hewan yang akan disembelih untuk aqiqah adalah 2 tahun, harus sehat dan tidak ada cacat pada tubuhnya.

Jumlah hewan yang akan disembelih untuk aqiqah juga sudah diatur. Untuk anak laki-laki, kambing atau domba yang disembelih berjumlah 2 ekor. Sedangkan untuk anak perempuan 1 ekor. Namun jika orang tua tidak mampu, 2 ekor kambing untuk anak laki-laki pun bisa diganti hanya 1.

Membaca Doa Saat Akan Menyembelih Hewan Aqiqah

Setelah itu, sebelum menyembelih hewan aqiqah, orang tua atau orang yang menyembelih hewan aqiqah juga disunnahkan untuk membaca doa terlebih dahulu. Bisa dengan membaca doa menyembelih hewan aqiqah seperti yang sudah disebutkan dalam pembahasan sebelumnya.

Jika tidak mampu, boleh diganti dengan doa lain asal tetap menyertakan kalimat basmallah, kalimat takbir pernyataan aqiqah terhadap anak tersebut. Ada pula sumber yang menyebutkan, dalam doa menyembelih hewan aqiqah tersebut juga disertakan nama anak atau bayinya.

Mencukur Rambut Bayi

Setelah menyembelih hewan aqiqah, tata cara berikutnya adalah mencukur rambut bayi. Proses ini juga termasuk dalam tata cara yang dicontohkan oleh Rasulullah. Untuk mencukurnya pun ada tata caranya.

Mencukur rambut bayi yang diaqiqah dilakukan dari bagian kanan lalu dilanjutkan hingga ke bagian sebelah kiri. Dianjurkan juga untuk mencukur rambut bayi secara keseluruhan atau sampai gundul. Kemudian setelah dicukur kepala bayi diberi minyak-minyakan. Adapun doa mencukur rambut bayi yang dapat dipanjatkan, yaitu sebagai berikut:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ أَللهم نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَنُوْرُالشَّمْسِ وَالْقَمَرِ, اللهم سِرُّ اللهِ نُوْرُ النُّبُوَّةِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Bismillaahirrahmanirrahiim. Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamin. Allaahumma nuurussamaa waa ti wa nuu russyamsi wal qamar(i), Allahumma sirrullaahi nuu runnubuwwati Rasuulullahi sallallaahi ‘alaihi wasallama wal hamdulillaahi rabbil ‘aalamiin(a).

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, cahaya langit, matahari dan rembulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian, Rasulullah SAW, dan segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta alam.

Dilanjutkan dengan doa pada saat meniup ubun-ubun bayi setelah di cukur:

اللَّهُمَّ إِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Allaahumma innii u ’ii dzuhaa bika wa dzurriyyatahaa minassyaithaanir rajiim(i).

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan untuk dia dan keluarganya dari setan yang terkutuk.

Lalu dilanjutkan dengan membaca doa walimah al-‘aqiqah:

اللَّهُمَّ احْفَظْهُ مِنْ شَرِّالْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَأُمِّ الصِّبْيَانِ وَمِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ وَالْعِصْيَانِ وَاحْرِسْهُ بِحَضَانَتِكَ وَكَفَالَتِكَ الْمَحْمُوْدَةِ وَبِدَوَامِ عِنَايَتِكَ وَرِعَايَتِكَ أَلنَّافِذَةِ نُقَدِّمُ بِهَا عَلَى الْقِيَامِ بِمَا كَلَّفْتَنَا مِنْ حُقُوْقِ رُبُوْبِيَّتِكَ الْكَرِيْمَةِ نَدَبْتَنَا إِلَيْهِ فِيْمَا بَيْنَنَا وَبَيْنَ خَلْقِكَ مِنْ مَكَارِمِ الْأَخْلَاقِ وَأَطْيَبُ مَا فَضَّلْتَنَا مِنَ الْأَرْزَاقِ .اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ وَأَهْلِ الْخَيْرِ وَأَهْلِ الْقُرْآنِ وَلَا تَجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ مِنْ أَهْلِ الشَّرِ وَالضَّيْرِ وَ الظُّلْمِ وَالطُّغْيَانِ

Allaahummahfadz hu min syarril jinni wal insi wa ummisshibyaan(i), wa min jamii ’is sayyi aat(i). Wal ‘ish yaani wahris hu bihadlaa natika wa kafaa latikal mahmuudati wabida waa mi ‘inaa yatika wari ’aa yatikannaa fî dzati nuqaddimu bihaa ‘alal qiyaami bimaa kallaf tanaa min huquuqi rubuu biyyatikal kariimat(i). Nadabtanaa ilaihi fii maa bainanaa wa baina khalqika min makaa rimil akhlaaqi wa ath yabu maa faddzaltanaa minal arzaaq(i). Allaahummaj ’alnaa wa iyyaa hum min ahlil ‘ilmi wa ahlil khairi wa ahlil qur aani wa laa taj’alnaa wa iyyaa hum min ahlissyari waddzairi waddzalami wath thoghyaan(i).

Artinya: Ya Allah, jagalah dia (bayi) dari kejelekan jin, manusia ummi shibyan, serta segala kejelekan dan maksiat. Jagalah dia dengan penjagaan dan tanggungan-Mu yang terpuji, dengan perawatan dan perlindunganmu yang lestari. Dengan hal tersebut aku mampu melaksanakan apa yang Kau bebankan padaku, dari hak-hak ketuhanan yang mulia. Hiasi dia dengan apa yang ada diantara kami dan makhluk-Mu, yakni akhlak mulia dan anugerah yang paling indah. Ya Allah, jadikan kami dan mereka sebagai ahli ilmu, ahli kebaikan, dan ahli Al-Qur’an. Jangan kau jadikan kami dan mereka sebagai ahli kejelekan, keburukan, aniaya, dan tercela.

Setelah mencukur rambut dan membacakan doa mencukur rambut, diikuti dengan memberikan nama untuk bayi. Berikan nama terbaik dengan doa yang baik, karena sesungguhnya nama adalah doa yang diberikan untuk anaknya.

Pembagian Daging Aqiqah dan Memakannya

Tata cara terakhir dalam pelaksanaan aqiqah adalah memakan dan melakukan pembagian daging aqiqah hasil penyembelihan yang sudah dilakukan. Jumhur ulama berpendapat bahwa daging aqiqah yang dibagikan harus sudah dalam keadaan matang dan sudah dimasak. Selain dibagikan, daging hasil penyembelihan hewan aqiqah juga bisa dimakan bersama keluarga.

Doa menyembelih hewan aqiqah
Tanya jawab seputar doa menyembelih hewan aqiqah

Tanya Jawab Seputar Aqiqah

Menjawab dari beberapa pertanyaan yang biasa orang lakukan ketika baru mempunyai anak dan ingin melakukan aqiqah. Berikut pertanyaan dan jawabannya dibawah ini:

Apa saja yang dilakukan saat aqiqah?

Yang dilakukan saat aqiqah menurut anjuran islam adalah:
1. Memilih waktu yang tepat antara hari ke 7, 14 atau 21
2. Memilih dan menyembelih hewan aqiqah
3. Mencukur rambut bayi
4. Pembagian daging aqiqah

Apakah orang tua boleh makan daging aqiqah anaknya?

Sebagian besar ulama berpendapat bahwa orang tua boleh memakan daging aqiqah anaknya bersama keluarga, dan sebagian disedekahkan atau diserahkan kepada saudara muslim yang ada disekitarnya.

Bagaimana cara pembagian daging aqiqah?

Cara pembagian daging aqiqah yang disunnahkan adalah dengan membagi 1/3 untuk keluarga sendiri, 1/3 untuk fakir miskin, 1/3 untuk kerabat atau tetangga. Terkadang ada juga orang yang mengambil untuk keluarganya 1/3 dan selebihnya dibagikan dalam bentuk undangan hajatan.

Pembagian daging Akikah harus habis pada hari itu juga?

Tidak, pembagian daging aikah tidak harus habis pada hari itu juga. Hadits riwayat Bukhari dan Tarmizi pun menjelaskan tentang waktu untuk membagikan daging aqiqah. Namun, kesimpulan yang dapat dipetik adalah lebih cepat lebih baik sebab ada banyak orang yang membutuhkannya selain kita.

Penutup

Itu tadi adalah penjelasan yang dapat tim martabattujuh.com sampaikan tentang tata cara pelaksanaan aqiqah dan bagaimana doa menyembelih hewan aqiqah yang harus dibaca saat menyembelih hewan aqiqah. Ini adalah tata cara sebagaimana yang dicontohkan dan diamalkan oleh Rasulullah SAW.