Doa Mengeluarkan Zakat Fitrah untuk Umat Islam

Doa mengeluarkan zakat fitrah – Zakat merupakan ibadah yang harus dilakukan oleh setiap umat Islam, sebab merupakan sarana untuk memenuhi rukun Islam. Jika seseorang tidak melakukan zakat, padahal menurut syarat dan rukunnya ia termasuk, maka ia akan mendapatkan dosa. Tahapan zakat cukup lengkap, setelah menyiapkan zakat yang hendak Anda berikan kepada amil, Anda diharuskan membaca doa mengeluarkan zakat fitrah, jika zakat yang hendak Anda bayarkan merupakan zakat fitrah.

Zakat jenis ini merupakan zakat yang wajib dibayarkan menjelang hari raya Idul Fitri, sebagai bentuk tolong menolong dengan sesama. Umumnya zakat fitrah dibayarkan dengan bahan makanan pokok yang sering dipakai masyarakatnya, misalnya beras untuk Indonesia, namun Anda juga bisa menggunakan uang untuk membayarnya, walaupun kurang dianjurkan.

Doa Mengeluarkan Zakat Fitrah Sesuai Anjuran Islam

Niat untuk melakukan zakat fitrah cukup beragam, dan bisa digunakan sesuai dengan siapa yang hendak dibayarkan zakatnya. Berikut ini merupakan doa mengeluarkan zakat fitrahyang bisa Anda ucapkan ketika hendak dibayarkan kepada amil, diantaranya adalah:

Doa Membayarkan Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

Anda diperbolehkan membayar zakat untuk diri sendiri, jika memang mampu. Berikut adalah lafadz yang harus Anda baca ketika hendak membayarkan zakat fitrah, yakni:

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكاَةَ اْلفطر عَنْ نَفْسِيْ فَرْضًالِلهِ تَعَالَى

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Taala.”

Doa Zakat Fitrah untuk Istri

Sebagai seorang suami, Anda memiliki tanggung jawab untuk menafkahi istri dan membayarkan zakat yang mereka tanggung. Anda bisa membayar zakat secara terpisah dengan niat sendiri, yakni untuk Anda sendiri dan istri.

Namun istri sebaiknya tidak membayarkan zakatnya sendiri karena hal tersebut merupakan tanggungan dari suami. Berikut adalah lafadz doa mengeluarkan zakat fitrahuntuk istri, yang sesuai dengan anjuran dan sunnah Rasulullah:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardhu karena Allah Taala.”

Doa Zakat Fitrah untuk Anak Laki-Laki

Apabila Anda memiliki anak laki-laki dan ingin membayarkan zakat fitrahnya, maka Anda diharuskan membaca doa dan niat zakat fitrah berikut ini. Doa tersebut merupakan doa yang dianjurkan untuk dibaca, sebab sesuai dengan tujuan Anda yang hendak membayar zakat fitrah anak.

Mereka yang boleh membayarkan zakat fitrah anak adalah orang tuanya, atau walinya jika ia berhalangan. Lafadz doa mengeluarkan zakat fitrah yang sesuai dan dianjurkan untuk dibaca ketika zakatnya hendak dibayarkan adalah sebagai berikut:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an waladi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku … (sebutkan nama), fardhu  karena Allah Taala.”

Doa Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

Anak perempuan memiliki niat yang berbeda ketika ia hendak dibayarkan zakatnya, sebab subjek doanya berbeda dari anak laki-laki. Doa tersebut bisa orang tua atau wali ucapkan ketika hendak membayarkan zakat anak perempuan mereka.

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an binti fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku … (sebutkan nama), fardhu  karena Allah Taala.”

Doa Zakat Fitrah untuk Seluruh Keluarga

Terdapat pula doa mengeluarkan zakat fitrah yang dikhususkan untuk anggota keluarga. Dengan begitu, pihak yang hendak membayarkan zakat tidak perlu menyebutkan satu-satu keluarga yang ada di dalamnya.

Zakat fitrah dengan model seperti ini jauh lebih populer karena umum digunakan dalam masyarakat. Anda juga bisa melakukan hal yang sama untuk membayar zakat ini, yakni dengan membaca lafadz sebagai berikut:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.”

Doa Zakat Fitrah Jika Diwakilkan

Terdapat doa khusus yang harus dibaca oleh orang yang hendak membayarkan zakat, yakni jika orang tersebut diwakilkan. Doa mengeluarkan zakat fitrah ini harus dibacakan agar zakat yang hendak dibayarkan sah sesuai dengan anjuran Islam.

Jika tidak diucapkan dan diutarakan maksudnya dengan baik, dikhawatirkan zakat tersebut akan terhitung sebagai sedekah, bukan zakat fitrah. Berikut merupakan lafadz doa dan niat yang harus Anda baca ketika membayarkannya, yakni:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an (……) fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk … (sebutkan nama spesifik), fardhu  karena Allah Taala.”

Tata Cara Melakukan Zakat Fitrah

Setelah mengetahui berbagai doa mengeluarkan zakat fitrah untuk melakukan zakat fitrah, ada baiknya Anda juga mengetahui teknis dan aturan bagaimana tata cara membayar zakat jenis yang satu ini. Dengan begitu, zakat yang Anda bayarkan bisa terhitung sebagai pelaksanaan rukun Islam.

Cara Pembayaran Zakat

Di Indonesia, sesuai dengan kesepakatan dan ijtima’ para ulama, terdapat dua cara pembayaran zakat. Zakat fitrah harus memenuhi syarat berupa sembako atau beras dengan berat 2,5 kilogram, atau setara dengan 3,5 liter untuk satu orang Islam.

Perlu diingat, bahwa beras yang digunakan untuk membayar zakat fitrah harus memiliki kualitas yang baik, yang sesuai dengan beras konsumsi biasanya. Tidak boleh menggunakan beras yang memiliki kualitas buruk, apalagi jika kesehariannya tidak mengkonsumsi beras jenis tersebut.

Cara kedua adalah membayarkan zakat dengan uang, yang senilai dengan 2,5 kilogram beras. Untuk uang yang hendak dibayarkan, masing-masing daerah memiliki standar yang berbeda. Setelah pembayaran dilakukan, maka doa mengeluarkan zakat fitrah dilafalkan.

Waktu Pembayaran Zakat

Pembayaran zakat fitrah dilakukan pada akhir bulan Ramadhan, yakni setelah terbenamnya matahari. Waktu tersebut merupakan waktu yang dianjurkan untuk membayar zakat, dan lebih utama membayar zakat fitrah di waktu tersebut.

Sedangkan lokasi pembayaran zakat, ada baiknya dibayarkan di lokasi muzakki, atau mereka yang membayarkan zakat tinggal dan bermukim. Dengan begitu, zakat bisa menjangkau mustahiq, atau orang yang menerima zakat secara penuh.

Zakat fitrah yang hendak Anda bayarkan bisa langsung diberikan kepada mustahiq, bisa juga melalui baznas atau lembaga serupa. Setelah beras dikumpulkan, maka ia akan dibagikan secara menyeluruh kepada mustahiq di daerah tersebut.

Seseorang yang beragama Islam diwajibkan untuk membayarkan zakat fitrah dan membaca doa mengeluarkan zakat fitrah ketika memberikannya kepada amil zakat. Hal tersebut berdasarkan rukun Islam dan hadits yang diriwayatkan oleh Rasulullah.

Hadits tersebut merupakan hadits yang diceritakan kembali oleh Bukhari dan Muslim, sehingga merupakan hadits yang sahih. Anjuran membayar zakat juga berlaku di semua tempat, tidak hanya untuk Indonesia saja, sebab semua umat muslim wajib membayarnya.

Semoga informasi mengenai doa mengeluarkan zakat fitrah serta teknis pembayarannya tersebut dapat membantu Anda. Apalagi menjelang Ramadhan, banyak lembaga yang menyediakan layanan zakat fitrah yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan.

Check Also

Doa Agar Disembuhkan Dari Penyakit Wajib Diketahui

Doa agar disembuhkan dari penyakit – Sakit merupakan keadaan yang wajar dan bisa terjadi pada …

Exit mobile version